Mempersiapkan Anak Memasuki Taman Kanak-Kanak

Mempersiapkan Anak Memasuki Taman Kanak-Kanak

Ketika anak sudah memasuki usia taman kanak-kanak, maka dia dan keluarganya akan menghadapi masalah perpisahan dan kemandirian. Seorang anak yang berumur empat sampai lima tahun mungkin akan melewatinya dengan baik, namun banyak anak yang berusia di bawah tiga tahun akan berat meninggalkan orang tua mereka. Orang tua akan bisa menjadikan masa transisi tersebut agak sedikit mudah jika mereka berbicara kepada anak mereka tentang apa yang akan terjadi dan dengan sabar menenangkannya.

Anda bisa mempersiapkan anak Anda beberapa minggu sebelum dia memasuki program barunya. Jika dia sebelumnya pergi dengan Anda untuk mengunjungi sekolah atau pusat pengasuhan, maka ingatkan dia tentang apa yang dia lihat: “Ingat block dan teka-teki yang kamu gunakan bermain di sana?” Jika dia tidak pernah melihat sekolah tersebut, deskripsikan bangunan, mainan, dan aktivitas-aktivitas. Biarkan dia tahu tentang snack, makan siang dan tidur siang, dan menenangkannya bahwa sekolah yang akan dimasukinya memiliki kamar mandi dan tempat untuk menaruh mantel dan barang-barangnya. Sebutkan nama seseorang yang

dia kenal yang akan bersama-sama mengikuti program dengannya; jika dia tidak kenal siapapun di sekolah tersebut, katakan kepadanya bahwa akan ada banyak anak seusianya yang juga mengikuti program seperti dia. Jika Anda mengetahui siapa yang akan menjadi guru anak Anda, maka sebutkan nama-namanya.

Jika anak Anda berusia di bawah dua tahun, maka dia tidak akan mampu mempersiapkan dirinya untuk masuk program pra sekolah karena dia tidak memahami banyak tentang apa yang Anda katakan kepadanya, meskipun Anda masih bisa mendeskripsikan apapun yang mungkin akan bisa menarik perhatiannya. Secara mendasar dia harus mengalami sebuah program baru dan perpisahan dengan Anda. Anda dan pengasuh anak Anda harus memahami dan mengasuhnya ketika dia masih menyesuaikan diri di awal-awal minggu masuk sekolah, dan Anda mungkin tidak harus kaku tentang jadwal Anda sendiri, sehingga Anda bisa membawanya pulang lebih awal jika memang diperlukan,

Pada hari pertama masuk program pra sekolah, sebelum Anda meninggalkan rumah, bicarakan dengannya tentang perpisahan yang akan terjadi: “Setelah kita masuk ke ruang sekolah, saya akan tinggal beberapa saat dan kemudian meninggalkanmu.” Katakan kepadanya jam berapa Anda akan menjemputnya dan tentang rencana penjemputan. Jika dia akan dijemput dengan mobil jemputan, beritahu siapa yang akan mengemudikannya. Untuk beberapa hari pertama masuk sekolah Anda mungkin akan menjemputnya sendiri untuk membantunya menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya.

Bersabarlah ketika Anda meninggalkannya pada beberapa hari pertama. Banyak anak, terutama mereka yang berusia di bawah tiga tahun, sulit berpisah dengan orang tua mereka, terutama jika program yangdimasukl berlangsung selama seharian. Anak Anda mungkin akan mengucapkan selamat tinggal beberapa kali, atau dia mungkin akan menangis. Jangan mengancamnya atau mengatakan, “Baik-baik dan jangan menangis,” atau, “Jadilah anak perempuan yang dewasa.” Karena dia membutuhkan dukungan dan bukan tekanan. Anda mungkin bisa menghilangkan beberapa kecemasannya dengan cara membiarkannya membawa mainan atau selimut kesukaannya. Cobalah untuk datang ke sekolah lima belas menit lebih awal, sehingga Anda bisa meluangkan waktu bersamanya sebelum Anda meninggalkannya. Atau memberinya sebuah perlakuan khusus ketika dia masuk ke mobil atau sebuah catatan ‘cinta’ atau gambar untuk dibawa masuk ke seolah bersamanya.
Anda tidak boleh meninggalkan sekolah tanpa mengucapkan selamat tinggal kepadanya, meskipun tindakan ini Anda maksudkan agar anak Anda tidak menangis karena dia akan mengganggap bahwa Anda hilang dan mungkin anak Anda akan menjadi takut dan bingung. Meskipun berat melihat anak Anda menangis ketika Anda meninggalkannya, namun Anda harus tetap mengucapkan selamat tinggal kepadanya. Anda mungkin akan merasa lebih baik jika Anda menunggu di luar pintu ruang kelas, menunggu untuk beberapa menit sampai dia menjadi tenang kembali.
Sejalan dengan perkembangan waktu, anak Anda tetap akan ' keberatan ketika Anda mengantarnya sampai pintu gerbang sekolah. Anak yang berusia dua tahun atau kurang tidak memahami bahwa kamu akan kembali, tidak peduli berapa kali Anda mengatakan kepadanya. Hai ini mungkin akan membuat mereka cemas di pagi hari dan selama dia berada di sekolah. Jika tcijadi hal yang demikian, konsultasikan dengan guru anak Anda. Mereka mungkin akan bisa membantu Anda dengan cara memberi ketenangan dan hiburan tambahan dan melibatkan dia dalam berbagai macam aktivitas.
Untuk membuat anak Anda bisa menyesuaikan diri di sekolah pra sekolah atau pusat pengasuhan mungkin membutuhkan waktu beberapa minggu, dan selama itu Anda mungkin akan melihat perubahan perilaku yang terjadi dalam diri anak Anda seperti ngompol, mimpi buruk, menurunnya nafsu makan, lebih sering merajuk, dan enggan pergi ke sekolah. Menjadikan anak terbiasa dengan program sekolah akan lebih sulit bagi beberapa anak daripada anak lain, namun kebanyakan anak dipengaruhi dengan cara tertentu selama beberapa hari pertama dalam lingkungannya yang baru. Dalam hal ini Anda harus sabar dan bisa memahami anak Anda yang sedang dalam kondisi menyesuaikan diri.

Jika, dalam beberpa bulan, dia masih menunjukkan perubahan perilaku dan nampak tidak bahagia, maka katakan kepada gurunya dan cobalah Anda tetap tinggal di sekolahnya selama dia di sana untuk mengamati kegiatannya. Anda mungkin akan kaget tentang keadaannya, dan mencoba untuk menemukan mengapa dia tidak bisa menjadikan dirinya senang. Ketika Anda melihatnya, bertanyalah kepada diri Anda sendiri pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: apakah dia memiliki teman yang dia sukai? (jika dia memilikinya, dia mungkin merasa tidak percaya diri dan kurang begitu diterima). Apakah dia mendapatkan perhatian yang cukup dari para gurunya? Jika program anaknya nampaknya tidak tepat, maka keluarkan anak Anda dari sana dan carilah program yang lebih baik. Namun jika Anda tidak pasti, maka tunggu beberapa saat sebelum Anda mengambil keputusan. Mungkin anak Anda membutuhkan lebih banyak pemahaman dan waktu untuk menyesuaikan diri dengan sekolah dan pusat pengasuhannya.


Mempersiapkan Anak Memasuki Taman Kanak-Kanak Rating: 4.5 Diposkan Oleh: wiwin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar