Dinamika dalam keluarga akan berubah dengan cepat jika seorang bayi lahir. Ketika para orang tua memberikan perhatian yang besar terhadap bayinya, maka anak-anak yang lebih besar biasanya akan bereaksi secara negatif karena dia harus menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya dan ini tidak mudah baginya. Tentu saja reaksi terhadap kehadiran bayi dalam suatu rumah tangga berbeda-beda tergantung pada usia anak. Seorang anr.k yang berusia empat sampai lima tahun akan lebih mandiri dan bisa memahami kehadiran seorang adik daripada anak yang berusia satu sampai tiga tahun, namun demikian semua anak yang memiliki adik bayi akan memiliki perasaan yang negatif terhadap kelahiran adiknya. Cara yang digunakan para orang tua dalam merespon perilaku atau perasaan anaknya yang lebih besar terhadap adik bayinya akan bisa menentukan hubungan keduanya di masa yang akan datang.
Beberapa orang tua yang menekan anaknya yang lebih besar agar menyayangi adiknya, berusaha untuk menenangkan perasaan anaknya yang lebih besar “Jangan berkata seperi itu tentang adik bayimu — itu tidak baik,'’ “Bersikap manislah terhadap adik bayimu.” Seorang anak yang tidak diberi kesempatan untuk berbagi perasaan negatifnya dengan orang tuanya akan terus terbebani dengan perasaan tersebut; dan dia akan mengekspresikannya dengan cara lain. Dia mungkin tidak akan mengungkapkan kemarahannya pada orang tuanya, karena sebagaimana yang dialami anak-anak lain, dia takut kehilangan kasih sayang mereka, namun sebagai gantinya mungkin dia akan mengekspresikan kemarahannya pada adik bayinya.
Anak yang lebih besar memerlukan kebebasan untuk mengekspresikan perasaan negatifnya sehingga dia dapat mengatasinya. Jika orang tua mengijinkannya untuk mengatakan, “Bawa kembali bayi itu ke rumah sakit," dan menunjukkan bahwa orang tuanya mungkin memahami situasinya dengan mengatakan, "Memang nampaknya berat memiliki adik baru di rumah ini karena papa dan ibu tidak lagi bisa memberikan kasih sayang sebagaimana yang kami berikan kepadamu sebelumnya, namun kami tetap menyayangimu dan tahu bagaimana perasaanmu," dengan demikian anak Anda akan merasa nyaman sehingga dia akan mulai menerima dan bahkan akan menyukai adik bayinya, ketika dia tahu bahwa dia dapat mengekspresikan ketidaksukaannya tanpa beresiko kehilangan kasih sayang dari orang tuanya. Semakin dia merasa diterima dan ditenangkan, maka dia akan semakin berusaha untuk mengembangkan perasaan-perasaan positif tentang adik bayinya, meskipun ada juga perasaan negatif dalam dirinya.
Anak Anda yang lebih besar akan mulai merasa nyaman dengan kehadiran adik bayinya ketika adiknya sudah mulai bisa, tersenyum, tertawa cekikikan dan mulai bisa mencari dirinya; “Dia suka denganku!” dan Anda harus mendorong dan memberikan semangat interaksi pertama anak Anda ini dengan mengatakan, “Iya dia benar-benar menyukaimu. Dia nampaknya mengira bahwa kamu lucu dan manis.” Dengan demikian dia akan senang membantu Anda merawat bayi Anda.
Ketika anak Anda tumbuh, Anda harus berusaha agar anak- anak Anda rukun dan bisa saling menghargai. Jika mereka saling memberikan perhatian, maka berikan mereka feedback yang positif: “Kamu lebih baik mengambilkan mainannya.” “Terimakasih karena kamu telah mengijinkan adikmu bermain denganmu dan teman-temanmu.” Jika Anda memperlakukan anak Anda dengan penuh cinta kasih dan menunjukkan kepada mereka bahwa Anda menerima mereka dan juga kemiripan-kemiripan dan perbedaan-perbedaan yang mereka miliki, maka mereka akan merespon secara positif.
Jangan membuat seorang anak merasa lebih berarti dan membutuhkan daripada anak lain. Jika Anda mengatakan. “Biarkan dia melakukan hal itu - dia kan lebih muda dari kamu,” atau, “Dia lebih tua sehingga dia boleh pergi," atau “Dia bisa melakukan hal itu dengan lebih baik, sehingga biarkan dia pergi lebih dulu,” dan dengan cara ini Anda akan bisa membangun lingkaran kompetitif di antara anak Anda. Jika Anda mengatakan, “Bayi itu perlu digendong, tetapi kamu cukup besar untuk berjalan,” atau, “Jangan bermain dengan mainan adik bayimu. Kamu terlalu tua bermain dengan mainan tersebut.” anak Anda akan marah yang diarahkan kepada adik kecilnya, dan bukan kepada Anda.
Namun pada saat-saat tertentu Anda mungkin akan bersimpati dengan anak Anda yang lebih besar, namun jangan sampat Anda merangsang pikiran negatifnya. Dengarkan keluhannya tentang adik bayinya, namun jangan sampai mengatakan, “Ya, dia benar-benar menyebalkan, ya?” karena dengan mengatakan demikian dia merasa seolah-olah mendapatkan ijin untuk merasa dan mengatakan apa yang dia inginkan tentang adik bayinya, dan anak Anda yang kecil akhirnya akan merasa tertolak.
Usahakan untuk menjelaskan tentang berbagai hal yang Anda lakukan terhadap anak-anak Anda: “Dia akan tidur agak larut karena dia akan bangun lebih lambat pagi ini.” “Saya merangkaikan mainannya karena dia tidak tahu bagaimana melakukannya.” Jika anak Anda berusia dt antara empat tahun atau lebih, maka Anda harus seringkali memperlakukan mereka secara berbeda. Anak yang lebih tua akan Anda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar